
Ahmad Dhani Sentil Ariel Noah Tentang Royalti Konser
1. Sindiran Darah Panas: “Cuek Aja 10 Tahun Komposer Gak Dapat Apa-Apa”
Ahmad Dhani Sentil Ariel Noah – Pada 23 Agustus 2025, Ahmad Dhani menyindir Ariel NOAH karena dianggap tidak peduli terhadap nasib para komposer. Melalui unggahan Instagram, Dhani menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap kondisi. Di mana komposer sering kali tidak mendapatkan royalti meskipun karya mereka digunakan dalam konser selama bertahun-tahun.
2. “Mau Duit Konser tapi Tidak Bertanggung Jawab”
Dhani menegaskan bahwa meskipun EO (Event Organizer) adalah pihak yang secara formal membayar royalti, penyanyi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan hak pencipta dilindungi. Dia menyebut Ariel manja karena hanya menginginkan keuntungan konsert tanpa memperhitungkan kesejahteraan komposer.
3. Perbedaan Pandangan tentang Sistem Royalti
Sebelumnya, Ariel NOAH mendukung mekanisme pembayaran royalti melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK). Ia berpendapat bahwa sistem LMK lebih praktis dan mematuhi Pasal 23 Undang-Undang Hak Cipta — selama royalti tetap dibayarkan, izin langsung dari pencipta tidak diperlukan.
Sementara itu, Ahmad Dhani—yang sangat vokal dalam memperjuangkan sistem direct licensing—berpendapat bahwa penyanyi seharusnya langsung meminta izin kepada pencipta dan tidak melepas tanggung jawab moral hanya karena pembayarannya diatur melalui LMK.
4. “Jangan Sok Kaya” dan Egoisme dalam Industri Musik
Dhani juga menuduh Ariel bersikap egois, karena tampaknya hanya memikirkan dirinya sendiri tanpa mengindahkan nasib komposer lain. Ia menyebut bahwa pernyataan yang membebaskan penyanyi dari tanggung jawab izin langsung kepada pencipta adalah bentuk “sok kaya” yang merusak solidaritas dalam industri musik.
Baca Juga : Deddy Corbuzier Minta Royalti ke Stasiun TV Setelah Vidi Aldiano Manggung
Ringkasan Debat Isu Royalti
Pihak | Pandangan Tentang Royalti Konser |
---|---|
Ariel NOAH | Memilih sistem royalti lewat LMK karena praktis dan mengikuti hukum; izin langsung tidak diperlukan jika royalti dibayar |
Ahmad Dhani | Menuntut direct licensing — hak harus jelas, penyanyi tetap bertanggung jawab; kritik keras terhadap ketidakpedulian terhadap komposer |
Kesimpulan
Perseteruan ini bukan sekadar soal regulasi, melainkan menyentuh hati nurani dalam industri musik: apakah setiap pihak—terutama penyanyi berprofil besar seperti Ariel—siap berbagi tanggung jawab untuk memastikan para pencipta lagu (komposer) dihargai sesuai karya mereka?
Dengan nada tajam dan kata-kata yang lugas, Ahmad Dhani menegaskan bahwa royalti konser bukan sekadar soal aturan, tetapi juga moral dan solidaritas terhadap rekan sejawat di panggung kreativitas musik.